Ciri Pasangan Yang Tidak Dewasa Yang Perlu Anda Ketahui

Memiliki pasangan hidup yang ideal tentu saja menjadi salah satu dambaan bagi setiap orang baik itu pria maupun wanita yang sudah siap untuk nikah. Anda harus memilih pasangan hidup yang tepat pasalnya pasangan hidup akan menjadi pendamping Anda dalam mengarungi lautan kehidupan baik pada kondisi senang maupun dalam kondisi yang susah serta mampu untuk mencintai Anda dengan tulus. Tentu saja pasangan hidup yang ideal tentu saja memiliki beberapa macam kriteria, salah satunya adalah memiliki sikap dewasa.

hubungan pernikahan

Memang ada banyak sekali orang yang mengaku bahwa dirinya sudah dewasa, namun ironisnya ternyata masih memiliki sikap yang seperti anak kecil. Perlu Anda ketahui bahwa sikap kedewasaan yang dimiliki oleh seseorang sama sekali tidak ada hubungannya dengan usia, pasalnya bisa saja orang yang usianya sudah dewasa tetapi tingkah lakunya masih seperti anak – anak, begitu pula sebaliknya. Oleh karena itulah Anda harus mengetahui beberapa ciri pasangan yang tidak dewasa sehingga Anda tidak salah dalam memilih orang yang akan menjadi pasangan hidup.

Ciri Pasangan Yang Tidak Dewasa Yang Perlu Anda Ketahui

  1. Menyelesaikan Konflik Dengan Cara Agresif

Ciri pertama dari pasangan yang tidak memiliki sikap dewasa adalah selalu menyelesaikan konflik dengan cara yang agresif, hal ini bisa menjadi tanda bahwa orang tersebut tidak memiliki sifat sabar. Pada umumnya pasangan Anda akan mudah emosi apabila Anda melakukan sedikit kesalahan, bahkan lebih parahnya lagi jika konflik yang terjadi selalu mengarah pada tindak kekerasan.

  1. Selalu Berpikiran Negatif

Selalu berpikiran negatif menjadi ciri kedua dari pasangan yang tidak dewasa, pasangan Anda akan selalu memiliki pikiran yang negatif terhadap Anda tanpa mengetahui terlebih dahulu alasan dari perbuatan yang Anda lakukan. Perlu Anda ketahui bahwa pasangan yang memiliki pikiran negatif akan membuatnya memiliki sifat cemburu dan akan bisa melakukan tindakan yang over protektif.

  1. Selalu Menyalahkan Orang Lain

Ciri ketiga dari pasangan yang tidak dewasa adalah selalu menyalahkan orang lain, apabila pasangan selalu menyalahkan Anda atas kesalahan yang dilakukannya sendiri maka hal ini akan sangat jelas bahwa pasangan Anda tidak memiliki sifat dewasa. Pasangan Anda akan menempatkan dirinya di posisi korban dan akan memanfaatkan keadaannya untuk mengucilkan Anda agar merasa bersalah.

  1. Banyak Menuntut

Banyak menuntut menjadi ciri keempat dari pasangan yang tidak dewasa, pasangan Anda akan selalu menuntut kepada Anda dengan berbagai macam permintaan. Hal ini tentu saja menjadikannya terlihat seperti anak kecil yang meminta dibelikan mainan, pasangan yang terlalu banyak menuntut juga tidak akan bisa memahami kondisi Anda dan tentu saja akan membuat hubungan Anda tidak bahagia.

  1. Tidak Bertanggung Jawab

Ciri kelima dari pasangan yang tidak dewasa adalah tidak bertanggung jawab, hal ini bisa Anda lihat baik di lingkungan kerjanya maupun di dalam hubungan yang sedang Anda jalani. Selain itu pasangan Anda juga tidak mau untuk disalahkan, bahkan akan lebih parah lagi apabila tidak mau menerima kenyataan, pasangan Anda akan selalu berusaha mencari berbagai macam alasan untuk bisa berkelit dari masalah.

Sebelum membina hubungan yang lebih serius, Anda perlu mengetahui apakah pasangan Anda memiliki sifat dewasa atau malah kekanak – kanakan.

Cara Menghadapi Teman Yang Menusuk Dari Belakang

Disakiti oleh oranglain rasanya tidak mengapa dibandingkan disakiti oleh kawan sendiri. Terlebih jika caranya menyakiti anda dengan menusuk dari belakang. Tipe teman seperti ini banyak di kehidupan sosial kita. Sifatnya yang buruk memerlukan perlakuan khusus agar teman anda ini tidak semakin menjadi. Memang disakiti dari belakang membuat perasaan sakit berkali lipat karena dilakukan oleh teman sendiri. Anda memerlukan cara bijak agar tidak semakin sakit hati menghadapinya.

tips pernikahan

Banyak yang akhirnya memiliki perasaan dendam yang menyakiti diri sendiri ketika menghadapi teman yang menusuk dari belakang. Padahal dendam hanya akan menyiksa diri sendiri di kemudian hari. Oleh sebab itu mencoba bersikap lapang dada adalah cara paling pertama ketika tahu bahwa teman kita menusuk dari belakang. Selanjutnya anda perlu tahu cara bijak lainnya dalam menghadapi tipikal teman macam demikian yang akan diulas lebih lanjut berikut ini.

Tips Menghadapi Teman Yang Menusuk Dari Belakang

  1. Kendalikan emosi

Memang teman yang menusuk dari belakang sangat menjengkelkan. Namun untuk menyikapinya sebaiknya kendalikan emosi anda. Emosi yang meluap-luap hanya akan memperkeruh suasana. Sebaiknya cobalah kendalikan emosi anda dengan mencoba sabar sehingga anda bisa bersikap secara lebih bijak dalam menghadapi kelakuan buruk kawan anda.

  1. Ajak bertemu

Setelah itu cobalah berbaik hati untuk bertemu. Jika perlu traktir dia makan atau minum. Dengan mengajaknya bertemu anda memiliki kemungkinan besar untuk meluruskan permasalahan tersebut. Selain itu dengan memperlihatkan sikap baiknya juga memungkinkan teman anda ini merasa malu dan menyesal sudah menusuk anda dari belakang.

  1. Tanyakan alasan

Luruskan permasalahan anda dengan menanyakan alasannya menusuk anda dari belakang. ajaklah ia untuk berdiskusi dan minta teman anda untuk jujur mengenai alasannya bersikap demikian kepada anda. Jika alasannya masih bisa anda maafkan anda bisa menjalin kembali hubungan pertemanan anda. Dan jika tidak memungkinkan, sudah sepatutnya untuk tegas kepada teman macam demikian.

  1. Jangan balas dendam

Sesakit apapun hati anda ditusuk dari belakang, jangan sampai berpikiran bahwa anda ingin balas dendam. Balas dendam hanya akan melukai hati anda. selain itu dengan membalas dendam anda juga tidak ada bedanya dengan teman anda itu. Cobalah maafkan dan bersikap ikhlaslah karena ada Tuhan yang akan menilai anda.

  1. Lanjutkan hidup dengan tenang

Jadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran. Jangan bebani hati dengan rasa sakit atau dendam atas perilaku teman anda. Anda berhak melanjutkan hidup dengan tenang dan bahagia. Jika teman anda tetap ingin menjalin hubungan kembali terimalah namun jadikan peristiwa masa lalu sebagai pelajaran agar hal serupa tidak terulang lagi, dan jangan lupa untuk mencari yang lebih baik agar bisa melanjutkan ke hubungan yang lebih serius yaitu nikah

Itu dia berbagai cara menghadapi teman yang ketahuan menusuk dari belakang. semoga kita terhindar dari tipikal teman demikian.