Dua Langkah Menuju Kesuksesan Terjamin

Dua Langkah Menuju Kesuksesan Terjamin

Hidup menawarkan sedikit jaminan. Suatu hari saya membayangkan memiliki pesaat tempur yang dapat mengubah hidup saya persis seperti yang saya mau. Pasti Anda pernah membayangkan juga kan? Bukankah jaminan pada semua hal terasa menyenangkan? Boss yang sempurna. Rumah impian. Anak-anak yang bersikap baik. Penghasilan tetap. Liburan mewah. Semua akan menjadi lebih mudah jika dijamin kan?

Pikirkan hal tersebut sebentar saja. Jika Anda masih berumur enam tahun dan mengikuti pelajaran tambahan dan Anda dijamin mendapatkan nilai sempurna untuk ujian nanti, apakah Anda akan tetap belajar? Beberapa dari Anda mungkin iya, tetapi tidak bagi kebanyakan orang. Jika Anda memiliki jaminan dan berhenti belajar, Anda sebenarnya tidak mendapatkan pelajaran tambahan.

Jika Anda menjamin bahwa Anda akan belajar dengan sungguh-sungguh di sekolah untuk memastiakn kesuksesan masa depan, akankah Anda mengevaluasi pilihan-pilihan Anda secara kritis? Akankah Anda menilai penutup kepala dan gaun Anda? Satu lagi, akankah Anda terhadap keinginankeinginan ANda sebenarnya?

Jika Anda dijamin bahwa bisnis Anda akan sukses jika Anda melakukan A dan B dan C, bagaimana Anda mengetahui bahwa G merupakan cara yang menyenagkan untuk mengembangkan bisnis Anda? Dan P merupakan hal-hal menyenangkan untuk dilakukan bagi perkembangan pribadi Anda, sebaik untuk keuntungan bisnis?

Ketika kita mengambil sesuatu sebagai mana mestinya atau menganggapnya telah dijamin, kita mematikan otak kita. Kita berhenti belajar, mencoba, bertanya, dan mengevaluasi. Kita berhenti berkembang.

Jika seseorang memberikan saya formula sederhana untuk sukses, sepertinya saya akan mengikuti formula tersebut layaknya robot, melakukan apa yan gmereka katakan. Saya akan berjalan tanpa melihat menuju arah yang mereka jamin, karena hal itu lebih mudah dari pada saya harus memikirkannya sendiri.

Sebagian dir isaya akan menyukai formula sukses yang akan menjamin kesuksesan masa depan saya. Itu akan meringankan tekanan, himpitan, dan kegelisahan pada diri saya yang muncul ke permukaan. Saya dapat saja santai dan hanya melakukan hal-hal yang saya cintai, melatih dan menulis. Saya dapat saja menghindari semua bagian-bagian yang idak menyenagkan , seperti pemasaran dan penjualan. Saya juga akan kehilangan banyaknya pertumbuhan pribadi yang sedang diantar untuk saya.